AXIS 15 Urutan Kiper Terbaik Sepanjang Masa, Ada Idolamu? image gambar

Image by: X

15 Urutan Kiper Terbaik Sepanjang Masa, Ada Idolamu?

AXIS Blog Banner image gambar

AXIS

Fri, 28 Aug 2026

Dari sekian banyak nama yang pernah menghiasi dunia sepak bola, pertanyaan siapa kiper terbaik sepanjang masa masih selalu didebatkan karena setiap era punya legenda dengan kehebatan dan ciri khas yang berbeda.

Simak penjelasan tentang kiper terbaik sepanjang masa yang dikenal berkat refleks luar biasa, kepemimpinan di lapangan, hingga gaya bermain ikonik yang mengubah peran seorang penjaga gawang.

BACA JUGA: 10 Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Dunia, Masih Ada CR7?

 

15 Kiper Terbaik Sepanjang Masa dengan Segala Keunikannya

 

Dari kiper berjulukan Black Spider, spesialis adu penalti, hingga sosok nyentrik yang berani keluar dari kotak penalti, berikut urutan kiper terbaik sepanjang masa dengan segala keahlian dan momen ikoniknya.

 

1. Lev Yashin 

 

Lev Yashin dikenal sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa. Kehebatannya melahirkan sebuah julukan yang hingga saat ini masih digaungkan, yaitu "Black Spider". 

Di zamannya, banyak tendangan dari para striker yang mampu dihalaunya, sehingga sulit rasanya bagi lawan untuk menembus gawang Lev Yashin.

Ia juga menjadi satu-satunya kiper yang pernah memenangkan Ballon d’Or pada 1963. Bersama Uni Soviet, ia meraih emas Olimpiade 1956 dan juara Euro 1960.

 

2. Dino Zoff 

 

Meski tidak memiliki postur setinggi banyak kiper lainnya, Dino Zoff mampu mengandalkan positioning, timing, dan ketenangan untuk menghalau tendangan ke arah pojok kiri hingga kanan gawang.  

Ia juga dikenal sebagai pemimpin di lapangan dan menjadi kapten Italia saat menjuarai Piala Dunia 1982 pada usia 40 tahun.

 

3. Gordon Banks 

 

Gordon Banks merupakan bagian penting dari tim Inggris yang menjuarai Piala Dunia 1966. Ia dikenal memiliki refleks dan positioning yang luar biasa. 

Salah satu aksinya yang paling terkenal adalah penyelamatan sundulan Pelé pada Piala Dunia 1970 yang dianggap sebagai salah satu penyelamatan terbaik sepanjang masa.

 

4. Peter Schmeichel 

 

Peter Schmeichel memiliki postur ideal, refleks cepat, dan kemampuan luar biasa dalam duel satu lawan satu. Ia juga berbeda dari kebanyakan kiper. Gaya mainnya lebih agresif dan berani ambil keputusan. 

Jika menurutnya harus keluar dari gawang, ia langsung keluar. Sebaliknya, jika perlu maju untuk menutup ruang gerak lawan, ia juga tidak ragu melakukannya. Prinsip tersebut membuat dirinya dikenal sebagai kiper yang andal dalam mengambil keputusan sendiri daripada membiarkan pemain menentukan situasi.

Teknik khasnya adalah star jump, ketika ia melebarkan tangan dan kaki untuk menutup ruang tembak striker. Ia menjuarai Euro 1992 bersama Denmark dan Liga Champions tahun 1999 bersama Manchester United.

 

5. Rene Higuita 

 

Rene Higuita adalah seorang kiper asal Kolombia. Ia mendapatkan julukan El Loco (Si Gila) karena gaya bermainnya yang sangat berani di luar kotak penalti, terutama ketika membantu serangan yang dibangun timnya. Ia dianggap sebagai salah satu pelopor konsep sweeper-keeper jauh sebelum era Manuel Neuer.

Momen paling ikoniknya terjadi pada 6 September 1995 dalam laga persahabatan Inggris versus Kolombia di Stadion Wembley. Saat itu, tendangan dari gelandang Inggris, Jamie Redknapp, berhasil ditepis dengan scorpion kick menggunakan kedua tumit Higuita. 

Kemampuan uniknya tersebut bahkan masih ia tunjukkan 30 tahun kemudian, tepatnya pada 20 Desember 2025. Higuita kembali melakukan atraksi scorpion kick di Stadion Pascual Guerrero, Cali, dalam sebuah pertandingan legenda untuk memperingati momen ikonik tersebut. 

 

6. Jorge Campos 

 

Jorge Campos mudah dikenali dari jersey warna-warni dengan desain unik, beberapa di antaranya bahkan ia desain sendiri. 

Meski memiliki postur relatif pendek untuk ukuran kiper, ia mengimbanginya dengan kelincahan dan refleks cepat. Uniknya, Campos juga pernah bermain sebagai striker dan mencetak gol.

 

7. Oliver Kahn 

 

Oliver Kahn dikenal dengan mentalitas kuat, keberanian, dan gaya bermain agresif. Ia tidak ragu keluar dari gawang untuk merebut bola dari kaki penyerang dan sangat kuat dalam duel satu lawan satu. 

Ia juga membawa Jerman ke final Piala Dunia 2002 dan meraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen.  

 

8. Manuel Neuer 

 

Manuel Neuer dikenal sebagai salah satu kiper yang mempopulerkan gaya sweeper-keeper. Ia berani keluar jauh dari garis gawang untuk memotong serangan lawan sekaligus membantu membangun serangan dengan kemampuan passing-nya. 

Ia memenangkan Piala Dunia 2014 bersama Jerman dan pernah menjadi kapten Bayern Munchen serta timnas Jerman.

 

9. Walter Zenga 

 

Walter Zenga dikenal sebagai salah satu kiper terbaik Italia di era 1980–1990-an. Ia punya refleks yang sangat cepat dan selalu berada di posisi yang tepat untuk menghalau tembakan lawan, terutama dari jarak dekat. 

Di Piala Dunia 1990, Zenga mencatat 517 menit tanpa kebobolan, rekor yang bertahan selama bertahun-tahun.

 

10. Jose Luis Chilavert 

 

José Luis Chilavert bukan hanya menjaga gawang, tetapi juga sering menjadi eksekutor tendangan bebas dan penalti. Ia menjadi salah satu kiper dengan gol terbanyak dalam sejarah sepak bola. 

Selain itu, Chilavert juga dikenal vokal dan sering mengatur pertahanan sebagai kapten timnas Paraguay.

 

11. Edwin van der Sar

 

Edwin van der Sar terkenal karena permainannya yang tenang dan jarang panik meski ditekan lawan. Ia memiliki kemampuan distribusi bola yang sangat akurat, sehingga sering memulai serangan dari lini belakang. 

Ia menjadi kunci penting dalam skuad Manchester United kala itu. Sebagai kiper, ia membantu Manchester United meraih empat gelar Premier League, terutama dengan kontribusinya berupa catatan 22 clean sheet pada musim 2008/2009.

Van der Sar juga sukses menjuarai Liga Champions bersama dua klub berbeda. Ia membawa Ajax meraih gelar pada musim 1994/1995 setelah mengalahkan AC Milan 1-0 di final. 

Prestasinya di UCL kemudian terukir kembali bersama Manchester United pada musim 2007/2008 usai menepis penalti Nicolas Anelka dalam adu penalti melawan Chelsea di babak final.

 

12. Petr Cech

 

Petr Cech dikenal sebagai salah satu shot stopper terbaik di generasinya. Setelah mengalami cedera kepala serius ketika Chelsea berhadapan dengan Reading pada 2006, ia selalu bermain menggunakan pelindung kepala yang kemudian menjadi penampilan ikoniknya. 

Bersama Chelsea, ia memenangkan Liga Champions 2012 dan mencatat rekor clean sheet terbanyak di Premier League.

 

13. Gianluigi Buffon 

 

Buffon memiliki karier yang sangat panjang dengan kualitas yang tetap konsisten. Ia terkenal karena refleks, kemampuan membaca arah bola, dan ketenangannya di pertandingan besar. 

Meskipun sudah mengangkat trofi Piala Dunia 2006 bersama Italia, Gianluigi Buffon punya satu pencapaian yang belum berhasil diraih, yaitu Liga Champions. Sepanjang kariernya, ia tiga kali tampil di final UCL bersama Juventus pada musim 2002/2003, 2014/2015, dan 2016/2017, tetapi selalu harus puas dengan gelar runner-up. 

Namun, kegagalan itu tidak mengurangi popularitas Buffon sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa berkat konsistensi, kepemimpinan, dan karier gemilangnya selama lebih dari dua dekade.

 

14. Iker Casillas 

 

Casillas dijuluki “Saint Iker” karena berkali-kali melakukan penyelamatan yang tampak mustahil, terutama dari tembakan jarak dekat. Ia menjadi kiper termuda yang pernah debut untuk timnas Spanyol pada usia 19 tahun. 

Saat masih berusia 16 tahun dan baru pulang sekolah, Casillas dipanggil mendadak ke skuad utama Real Madrid untuk laga Liga Champions karena pelatih melihat bakatnya yang luar biasa. 

Prestasi Casillas juga tidak main-main. Bersama Real Madrid, ia meraih 19 trofi, termasuk 3 Liga Champions, 5 gelar La Liga, 2 Copa del Rey, dan 4 Piala Super Spanyol. Bersama tim nasional Spanyol, ia juga sukses membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2010 serta Euro 2008 dan 2012.

 

15. Alisson Becker 

 

Alisson Becker dikenal sebagai kiper yang komplet di era modern. Ia sangat kuat dalam situasi satu lawan satu, memiliki refleks cepat, dan nyaman memainkan bola dengan kaki untuk membangun serangan dari belakang. 

Bersama Liverpool, Alisson memenangkan Liga Champions 2019 dan Premier League 2020, bahkan pernah mencetak gol sundulan dramatis pada 2021.
 

Banner AXIS Store

 

BACA JUGA: 8 Daftar Klub Bola Terbaik di Dunia Sepanjang Masa

 

Nonton Bola Makin Lancar dengan Paket AXIS OWSEM Stream Sport 

 

Menyaksikan aksi kiper terbaik sepanjang masa tentu lebih seru apabila bisa ditonton langsung tanpa khawatir kuota cepat habis.

Paket AXIS OWSEM Stream Sport punya pilihan 4 GB untuk 7 hari atau 6 GB untuk 30 hari, yang masing-masing sudah termasuk kuota streaming Vidio Premier sebesar 3 GB dan 4 GB. 

Jadi, kamu bisa lebih leluasa mengikuti pertandingan olahraga favorit, termasuk sepak bola. Terlebih lagi, paket ini memang dirancang  untuk kebutuhan streaming. Pilih paketnya hanya di aplikasi AXISNET dan jangan sampai kelewatan aksi pemain jagoanmu! 

PAKET YANG COCOK BUAT KAMU

3
gb
eSIM AXIS Bronet
Masa Aktif 30 hari
Rp35.000
AXIS  image gambar
Kuota Utama
3 GB
3
gb
Perdana AXIS Bronet
Masa Aktif 30 hari
Rp35.000
AXIS  image gambar
Kuota Utama
3 GB
4
gb
Owsem Stream Sport
Masa Aktif 7 hari
Rp14.500
AXIS  image gambar
Kuota Utama
1 GB
AXIS  image gambar
Kuota Vidio Premier
3 GB
AXIS  image gambar
6
gb
Owsem Stream Sport
Masa Aktif 30 hari
Rp26.700
AXIS  image gambar
Kuota Utama
2 GB
AXIS  image gambar
Kuota Vidio Premier
4 GB
AXIS  image gambar
0 / 0