AXIS Apa Itu Love Scamming? Kenali Modus dan Ciri-Cirinya image gambar

Image by: Magnific

Apa Itu Love Scamming? Kenali Modus dan Ciri-Cirinya

AXIS Blog Banner image gambar

AXIS

Thu, 29 Oct 2026

Baru kenalan tapi dia langsung intens mengirim pesan dan mengajak kamu menjalin hubungan yang lebih serius?

Sebelum mengiyakan dan melangkah lebih jauh, kamu perlu mengenali apa itu love scamming.

Love scamming artinya penipuan berkedok asmara yang memanfaatkan kedekatan emosional untuk mendapatkan keuntungan.

Modus ini biasanya terjadi melalui aplikasi kencan, Instagram, Facebook, hingga WhatsApp.

Biasanya kepercayaan akan dibangun pelaku lewat perhatian dan kata-kata romantis, sebelum mulai meminta uang dengan berbagai alasan.

Agar kamu nggak ketipu, simak penjelasan tentang arti love scamming, modus pelaku, ciri-cirinya, dan langkah untuk menghindarinya.

BACA JUGA:
Apa Itu Butterfly Era? Ini Arti dan Maknanya

 

Apa Itu Love Scamming?

 

Love scamming adalah bentuk penipuan berkedok hubungan romantis untuk memperoleh keuntungan dari korbannya.

Pelaku bisa menggunakan nama, foto, pekerjaan, dan cerita kehidupan palsu agar terlihat meyakinkan, sehingga korban merasa nyaman untuk melanjutkan komunikasi.

Istilah love scam merujuk pada penipuan berkedok cinta, sedangkan orang yang menjalankan aksinya disebut love scammer.

Mereka bisa mendekati korban melalui aplikasi kencan atau media sosial, lalu memindahkan percakapan ke aplikasi pesan pribadi seperti WhatsApp.

Selain mengincar uang, pelaku juga berusaha memperoleh foto pribadi, informasi identitas, atau data keuangan. Informasi tersebut kemudian akan digunakan untuk pemerasan maupun tindakan penipuan lainnya.

 

Bagaimana Modus Love Scamming Dilakukan?

 

Pelaku biasanya menjalankan aksinya secara bertahap agar korban merasa memiliki hubungan yang dekat dengannya.

 

1. Membuat Identitas Palsu

 

Pelaku akan membuat identitas palsu yang menarik dan informasi pribadi yang dirancang agar terlihat meyakinkan.

Mereka bisa mengaku sebagai dokter, tentara, pekerja luar negeri, atau pengusaha sukses.

Foto yang digunakan pun bisa diambil dari akun orang lain tanpa izin. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa konsistensi informasi profil sebelum mempercayai cerita seseorang yang baru dikenal.

 

2. Memberikan Perhatian secara Intens

 

Setelah menemukan target, pelaku mulai mengirim pesan secara rutin, memberikan pujian, dan membicarakan rencana hubungan yang serius.

Bahkan, ada pelaku yang menyatakan cinta dalam waktu singkat agar korban merasa memiliki ikatan emosional dengannya.

Pola pemberian perhatian secara berlebihan ini dikenal sebagai love bombing. Jika seseorang terus mendesak hubungan menjadi lebih serius padahal kalian baru berkenalan, beri dirimu waktu untuk mengenali perilakunya.

 

3. Menghindari Pertemuan Langsung

 

Pelaku sering menghindar ketika diajak bertemu secara langsung.

Bahkan, ketika diajak melakukan video call, mereka akan berulang kali beralasan sedang sibuk, mengalami gangguan kamera, atau memiliki koneksi internet yang buruk.

 

4. Meminta Uang dengan Berbagai Alasan

 

Setelah korban mulai percaya, pelaku mengarang situasi yang membutuhkan bantuan finansial.

Mereka bisa mengaku sedang sakit, mengalami kecelakaan, kehilangan uang, atau membutuhkan biaya perjalanan untuk menemui korban.

 

5. Mengancam atau Menghilang

 

Ketika korban mulai curiga atau menolak memberikan uang, pelaku akan menggunakan ancaman, tekanan emosional, atau gaslighting yang membuat korban merasa bersalah.

Pelaku akan langsung menghilang setelah memperoleh uang atau informasi pribadi yang diinginkan.

Akibatnya, korban bisa mengalami kerugian finansial sekaligus tekanan emosional.

 

Ciri-Ciri Love Scamming yang Perlu Kamu Kenali

 

Kamu bisa memperhatikan beberapa tanda berikut saat berkenalan dengan orang baru. Satu tanda saja belum membuktikan adanya penipuan, tetapi beberapa tanda yang muncul bersamaan perlu bikin kamu waspada.

 

1. Terlalu Cepat Mengajak Serius

 

Orang yang baru dikenal langsung mengatakan cinta, membicarakan pernikahan, atau menjanjikan masa depan bersama padahal belum pernah bertemu sama sekali patut untuk dicurigai.

Apalagi dia juga terus meminta komitmen meskipun kalian belum memiliki cukup waktu untuk saling mengenal.

 

2. Profil dan Ceritanya Sulit Diverifikasi

 

Foto profilnya terlihat meyakinkan, tetapi informasi tentang pekerjaan, tempat tinggal, atau akun media sosialnya nggak konsisten.

Kamu bisa melakukan pencarian gambar untuk memeriksa apakah foto tersebut digunakan oleh akun lain.

 

3. Selalu Punya Alasan untuk Meminjam Uang

 

Permintaan uang muncul dengan alasan mendesak, mulai dari biaya rumah sakit hingga masalah pekerjaan.

Setelah sekali saja kamu membantu, pelaku akan kembali meminta uang dengan alasan yang berbeda atau bahkan meminta kamu untuk merahasiakan transaksi tersebut.

 

4. Mengajak Berkomunikasi secara Rahasia

 

Pelaku mungkin akan meminta kamu untuk memindahkan percakapan ke aplikasi pesan pribadi dan melarangmu bercerita kepada teman atau keluarga.

Kamu perlu waspada jika dia marah saat tahu kamu meminta pendapat atau bercerita dengan orang lain tentang hubungan kalian.

 

5. Meminta Data Pribadi atau Foto Sensitif

 

Jangan pernah membagikan data pribadi kamu.

Kalau seseorang yang baru kamu kenal meminta foto pribadi, nomor KTP, alamat rumah, detail rekening, atau kode verifikasi dengan alasan tertentu, kamu harus waspada.

Informasi tersebut berisiko disalahgunakan untuk pencurian identitas, pengambilalihan akun, hingga pemerasan.

 

6. Menekan Kamu agar Segera Bertindak

 

Pelaku love scamming biasanya akan terus menyuruh kamu untuk buru-buru mentransfer uang karena situasinya disebut sangat mendesak.

Dia mungkin mengatakan bahwa hubungan kalian akan berakhir jika kamu menolak membantu, sehingga kamu terpaksa untuk menuruti permintaannya.

 

Cara Menghindari Love Scamming

 

Kamu tetap bisa berkenalan dengan orang baru melalui internet sambil menjaga keamanan diri. Terapkan cara-cara berikut ketika komunikasi mulai mengarah pada hubungan romantis.

 

1. Periksa Identitas dan Riwayat Akunnya

 

Cari nama, foto, serta informasi pekerjaan yang dia berikan melalui sumber lain.

Jika hasil pencarian menunjukkan foto yang sama dengan nama berbeda atau cerita yang nggak sesuai, jangan terburu-buru mempercayainya.

 

2. Jangan Sembarangan Mengirim Uang

 

Tolak permintaan transfer untuk biaya darurat, tiket perjalanan, hadiah, atau kebutuhan lainnya.

Kamu juga perlu berhati-hati terhadap tawaran investasi yang disampaikan oleh seseorang yang baru dikenal melalui hubungan romantis.

 

3. Jaga Data Pribadi

 

Hindari membagikan kata sandi, PIN, kode OTP, data rekening, dan dokumen identitas pribadi kepada orang yang baru dikenal.

Selain itu, batasi akses terhadap foto atau informasi pribadi yang bisa digunakan untuk mengancam kamu.

 

4. Minta Pendapat Orang yang Kamu Percaya

 

Ceritakan situasinya kepada teman atau keluarga ketika kamu mulai merasa ragu.

Mereka bisa membantu memeriksa kejanggalan dalam cerita pelaku, terutama ketika kamu sudah terlanjur merasa dekat secara emosional.

 

5. Gunakan Fitur Blokir dan Laporkan Akunnya

 

Jika menemukan permintaan uang yang mencurigakan, ancaman, atau bukti identitas palsu, simpan tangkapan layar percakapan dan bukti transaksi.

Setelah itu, blokir akun pelaku serta laporkan melalui fitur yang tersedia di platform terkait.

 

Apa yang Harus Dilakukan Jika Sudah Menjadi Korban Love Scamming?

 

Jika kamu telanjur mengirim uang atau membagikan informasi pribadi, segera lakukan beberapa langkah berikut agar risiko kerugian lanjutannya bisa dikurangi:

  • Hentikan komunikasi dan transaksi. Jangan mengirim uang tambahan meskipun pelaku menjanjikan pengembalian dana atau mengancam akan menyebarkan informasi pribadimu.
  • Simpan semua bukti. Dokumentasikan percakapan, profil akun, nomor telepon, bukti transfer, dan informasi rekening yang digunakan pelaku.
  • Hubungi bank atau penyedia layanan pembayaran. Jika kamu sudah melakukan transfer, segera laporkan transaksi tersebut dan tanyakan prosedur penanganannya.
  • Amankan akun digital. Ganti kata sandi jika pernah membagikan informasi akses, aktifkan verifikasi dua langkah, dan keluarkan perangkat yang nggak kamu kenal dari akunmu.
  • Laporkan kejadian kepada pihak berwenang. Kamu bisa menghubungi pihak yang berwenang dan menggunakan kanal pelaporan resmi yang sesuai dengan jenis penipuan yang kamu alami.


BACA JUGA:
Apa Itu Preloved? Kenali Arti dan Cara Membelinya

Banner AXIS Store

Kenali Modus Love Scamming dan Tetap Nyaman Chattingan dengan Paket Lifestyle WhatsApp dari AXIS!

 

Berkenalan dengan orang baru memang bisa jadi cara seru untuk memperluas pertemanan.

Namun, kamu tetap perlu waspada terhadap love scamming dengan memeriksa identitas lawan bicara, menjaga data pribadi, dan menghindari transfer uang kepada orang yang belum kamu kenal dengan baik.

Agar komunikasi sehari-hari tetap lancar, kamu bisa mengandalkan Paket Lifestyle WhatsApp dari AXIS.

Mulai dari Rp500 aja kamu sudah bisa mendapatkan kuota 500 MB untuk masa aktif satu hari, kamu bisa bebas berkomunikasi sepuasnya kapan saja dan di mana saja.

Yuk, cek dan aktifkan pilihan paket Lifestyle WhatsApp yang paling pas buat kebutuhan komunikasi harianmu melalui aplikasi AXISNET sekarang, dan nikmati asyiknya chattingan tanpa beban!

PAKET YANG COCOK BUAT KAMU

3
gb
eSIM AXIS Bronet
Masa Aktif 30 hari
Rp35.000
AXIS  image gambar
Kuota Utama
3 GB
3
gb
Perdana AXIS Bronet
Masa Aktif 30 hari
Rp35.000
AXIS  image gambar
Kuota Utama
3 GB
1
gb
Lifestyle WhatsApp
Masa Aktif 1 hari
Rp850
AXIS  image gambar
Kuota Apps WhatsApp
1 GB
1
gb
Lifestyle WhatsApp
Masa Aktif 7 hari
Rp3.000
AXIS  image gambar
Kuota Apps WhatsApp
1GB
2
gb
Lifestyle WhatsApp
Masa Aktif 7 hari
Rp5.000
AXIS  image gambar
Kuota Apps WhatsApp
2 GB
0 / 0
Apa Itu Love Scamming? Kenali Modus dan Ciri-Cirinya