
Image by: Mancity
Peran pelatih bukan hanya menyusun strategi, tetapi juga membentuk mental, gaya bermain, dan mengembangkan potensi pemain. Nama seperti Cristiano Ronaldo bisa berkembang karena berada di bawah asuhan pelatih-pelatih hebat. Lalu, siapa pelatih sepak bola terbaik di dunia yang membawa pengaruh besar dalam sejarah sepak bola?
Nah, artikel ini akan membahas pelatih sepak bola terbaik di dunia, mulai dari sosok legendaris hingga pelatih modern, yang memiliki segudang prestasi dan strategi permainan yang patut diacungi jempol.
BACA JUGA: 10 Top Skor Liga Champions League Sepanjang Masa
10 Pelatih Sepak Bola Terbaik di Dunia
Di antara banyaknya pelatih yang mewarnai dunia sepak bola hingga saat ini, sepuluh nama pelatih ini layak dijuluki sebagai pelatih sepak bola terbaik di dunia.
Menariknya, beberapa di antaranya mengawali karier sebagai pemain sebelum sukses menjadi pelatih. Berikut daftar lengkapnya.
1. Sir Alex Ferguson
Jika membahas pelatih sepak bola terbaik di dunia, nama Sir Alex Ferguson hampir selalu menjadi yang pertama disinggung. Pelatih asal Skotlandia ini menjadi sosok di balik masa kejayaan Manchester United selama lebih dari 26 tahun, tepatnya sejak 1986 hingga 2013.
Momen paling ikoniknya yang sampai sekarang masih dikenang adalah ketika MU sukses meraih treble winners dengan menjuarai Premier League, FA Cup, dan Liga Champions dalam satu musim, yaitu musim 1998/1999.
Pelatih legendaris ini adalah sosok yang melahirkan generasi pemain yang unggul. Generasi tersebut terkenal dengan nama Class of '92 yang berisi David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, hingga Gary Neville dan Nicky Butt.
Sir Alex juga memiliki man-management yang luar biasa. Artinya, strategi jitunya tersebut diiringi dengan disiplin tinggi. Tak heran, ia sering dijuluki sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola.
2. Pep Guardiola
Pep Guardiola memang pernah menjadi pemain Barcelona, tetapi namanya jauh lebih bersinar sebagai pelatih. Sebagai gelandang bertahan, ia merupakan bagian dari "Dream Team" Barcelona era Johan Cruyff dan memenangkan berbagai gelar domestik maupun Eropa.
Saat memutuskan menjadi pelatih profesional dan menangani Barcelona pada 2008, Guardiola ikut mengantarkan tim asuhannya meraih enam trofi dalam satu tahun (sextuple).
Setelah itu, ia sukses membawa Bayern Munchen mendominasi Bundesliga. Pep Guardiola dalam sekejap juga mengubah Manchester City menjadi tim yang disegani di Inggris dan Eropa dengan enam gelar Premier League dan satu Liga Champions.
Strategi khas Guardiola adalah tiki-taka yang mengutamakan penguasaan bola hingga operan pendek cepat. Strategi khasnya tersebut bahkan ikut diterapkan oleh pelatih-pelatih lainnya.
3. Didier Deschamps
Didier Deschamps menjadi salah satu dari sedikit sosok yang berhasil menjuarai Piala Dunia sebagai pemain sekaligus pelatih. Saat menjadi pemain, ia merupakan kapten Timnas Prancis yang mengangkat trofi Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.
Sebagai pelatih, Deschamps membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, Nations League 2021, dan dua kali mencapai final Piala Dunia pada 2018 dan 2022. Konsistensinya membuat Prancis selalu menjadi kandidat juara di setiap turnamen besar.
Deschamps dikenal dengan strategi pertahanan yang solid dan transisi serangan cepat. Ia mampu memaksimalkan pemain-pemain bertalenta seperti Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, hingga N’Golo Kante dalam sistem yang seimbang antara menyerang dan bertahan.
4. Franz Beckenbauer
Franz Beckenbauer dijuluki "Der Kaiser" karena pengaruh besarnya dalam sepak bola Jerman. Setelah sukses menjadi kapten Timnas Jerman Barat dan membawa negaranya menyabet trofi Piala Dunia pada tahun 1974, ia kembali membawa Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1990 sebagai pelatih.
Pada final melawan Argentina, strategi Beckenbauer berhasil membatasi pergerakan Diego Maradona. Bahkan, Maradona nyaris tak mampu menciptakan peluang berbahaya sepanjang laga. Hasilnya, Jerman Barat keluar sebagai juara dengan skor 1-0 dan menjadi salah satu final Piala Dunia yang dikenal sepanjang masa.
Beckenbauer juga dikenal sebagai pelopor peran libero yang kemudian menjadi inspirasi banyak pemain bertahan modern. Tak heran, namanya selalu masuk dalam urutan atas pelatih sepak bola terbaik di dunia.
5. Jose Mourinho
Jose Mourinho menjadi ikon kepelatihan modern berkat kepribadiannya yang karismatik sekaligus kontroversial. Namanya mulai dikenal dunia setelah membawa Porto menjuarai Liga Champions 2004.
Terlebih lagi, julukan "The Special One" mulai dikenal saat ia ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada 2004. Mourinho semakin dikenal setelah sukses memenangkan gelar liga bersama Chelsea.
Ia kemudian sukses bersama Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United. Salah satu momen paling ikonik dalam kepelatihannya adalah saat Mourinho berhasil membawa Inter meraih treble winners pada 2010.
6. Zinedine Zidane
Zinedine Zidane sudah menjadi legenda saat masih bermain berkat gelar Piala Dunia 1998, Euro 2000, dan Liga Champions bersama Real Madrid. Namanya semakin melejit berkat gol spektakulernya di final Liga Champions 2002.
Kesuksesan itu berlanjut di kursi pelatih ketika ia membawa Real Madrid menjuarai tiga Liga Champions tiga tahun berturut-turut, yaitu pada 2016–2018, sebuah rekor di era modern.
Zidane termasuk salah satu pelatih dengan kemampuan adaptasi yang baik, tenang dalam mengambil keputusan, dan mampu memaksimalkan potensi pemain-pemain bintang di timnya.
7. Johan Cruyff
Johan Cruyff bukan hanya legenda sebagai pemain, tetapi juga pelatih yang membentuk identitas Barcelona hingga sekarang. Ia membawa Barcelona menjuarai Liga Champions 1992 lewat tim yang dijuluki Dream Team.
Meski Barcelona kalah dari AC Milan di final Liga Champions 1994, filosofi Total Football yang diterapkannya justru menjadi warisan terbesar klub. Cruyff terkenal dengan strategi permainan menyerang, penguasaan bola, serta fleksibilitas posisi yang kemudian menginspirasi Pep Guardiola dan banyak pelatih modern.
8. Carlo Ancelotti
Carlo Ancelotti atau yang lebih dikenal dengan sebutan "Don Carlo" merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions. Ia memenangkan lima trofi Liga Champions, dua bersama AC Milan dan tiga bersama Real Madrid, sekaligus menjadi pelatih pertama yang menjuarai lima liga top Eropa.
Ancelotti sukses menangani banyak klub besar, seperti Juventus, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, AC Milan, dan Real Madrid. Bahkan, Ancelotti juga dipercayai mengasuh Timnas Brazil saat ditunjuk untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Dorival Junior, pada 2025.
9. Jupp Heynckes
Jupp Heynckes merupakan pelatih asal Jerman yang sangat dihormati karena kedisiplinan dan kepemimpinannya. Ia pernah melatih Borussia Mönchengladbach, Real Madrid, hingga Bayern Munchen.
Puncak kariernya terjadi pada musim 2012/2013 saat membawa Bayern meraih treble winners dengam trofi yang terdiri dari Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions.
Uniknya, tim asuhan Heynckes pada musim itu menjadi satu-satunya tim dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencatat rekor kemenangan 100% dalam setiap pertandingan, dari fase grup hingga final.
Heynckes juga dikenal berhasil mengelola generasi emas Bayern yang dihuni pemain-pemain seperti Frank Ribery, Arjen Robben, Philipp Lahm, dan Bastian Schweinsteiger.
10. Arsene Wenger
Arsene Wenger menjadi pelatih yang mengubah Arsenal sekaligus membawa banyak inovasi ke Premier League. Selama melatih Arsenal pada 1996–2018, ia memperkenalkan pendekatan modern dalam nutrisi, kebugaran, dan pengembangan pemain muda.
Prestasi paling dikenang adalah musim 2003/2004 ketika Arsenal menjuarai Premier League tanpa sekali pun kalah lewat tim The Invincibles.
Wenger dan skuad asuhannya juga mencatat banyak clean sheet sepanjang musim, yaitu sebanyak 323 clean sheet di Premier League, tepat berada di urutan kedua di bawah Sir Alex Ferguson, rival abadinya.

BACA JUGA: 15 Urutan Kiper Terbaik Sepanjang Masa, Ada Idolamu?
Nonton Keseruan Sepak Bola Tanpa Buffering? Pakai AXIS OWSEM Stream Sport!
Setelah mengenal sepuluh pelatih sepak bola terbaik di dunia beserta prestasinya dan rekam jejaknya. Dari kickoff sampai peluit akhir ditiup, pengalaman nonton bola pasti lebih maksimal jika streaming-nya tetap lancar tanpa buffering.
Biar streaming pertandingan dan konten olahraga favorit tetap lancar, gunakan Paket AXIS OWSEM Stream Sport, lengkap dengan kuota utama dan kuota Vidio Premier. Nikmati kuota khusus streaming olahraga agar pengalaman nonton bola jadi lebih hemat, lancar, dan tidak ketinggalan momen penting.
Nggak mau ketinggalan momen seru di lapangan? Yuk, streaming pertandingan sepak bola favorit dengan Paket AXIS OWSEM Stream Sport dan aktifkan paketnya lewat aplikasi AXISNET!











